Selasa, 19 November 2013

menjaga perasaan demi persahabatan


MENJAGA PERASAAN DEMI PERSAHABATAN
OLEH : SITI NUR ROBIAH.A
Pada suatu hari ada tiga seorang sahabat, dua orang  perempuan dan satu orang laki-laki,  yang bernama Aulia,Aprilia dan Roni,mereka sudah lama bersahabat, begitu dekatnya, mereka pun menganggap satu sama lain seperti saudara sendiri, mereka bersahabat sejak mereka duduk di bangku SD, sampai mereka SMA pun mereka masih tetap menjaga persahabatannya.
Ketika Aulia duduk di bangku SMA, Aulia pun mulai menyukai Roni, akan tetapi Aulia tidak berani mengungkapkan perasaan nya kepada Roni, Karena Aulia tidak mau merusak persahabatan mereka.
Pada saat Bella ulang tahun, mereka bertiga pun di undang oleh Bella untuk menghadiri acara ulang tahun nya, Aulia pun menelepon Roni untuk berangkat bersama.
‘’Hallo .. Assalamu’alaikum”sapa Aulia melalui telepon
“Iya,, Wa’alaikumsallam,,ada apa Aulia,tumben nelpon..?” jawab Roni
“Nggak ada apa-apa kok,oh iya,, kamu mau nggak berangkat ke pesta ulang tahun nya Bella bareng aku..?” Tanya Aulia.
“Iya mau saja,,tetapi bagaimana dengan Aprilia..?,bagaimana kalau kita berangkat bertiga saja..? usul Roni.
“Iya udah terserah kamu saja..” jawab Aulia
“Oh iya ,, udah dulu yah,,aku mau siap-siap dulu,,nanti aku jemput,Wassalamu’alaikum” kata Roni.
“Wa’alaikumsallam” jawab Aulia.
            Ketika di pesta ulang ulang tahun, Aprilia pun asik berbincang dengan Roni, sampai Aulia pun di cuekkan begitu saja. Suatu ketika asik berbincang, Roni pun tiba-tiba mengungkapan perasaan nya kepada Aprilia, dan ternyata ucapan Roni pun terdengar oleh Aulia. Aulia pun kaget mendengar ucapan Roni menyatakan perasaannya kepada Aprilia, tetapi Aulia tidak memberitahukan kesedihannya kepada siapapun termasuk Roni dan Aprilia, Aulia hanya bisa mengelus dadanya, “ Tega sekali mereka kepada ku” dalam batin Aulia sambil menangis, dan Aulia pun pulang tanpa sepengetahuan Aprilia dan Roni.
            Ketika di sekolah, Aprilia menghampiri Aulia yang sedang duduk di samping kelas, dan Aprilia pun bertanya kepada Aulia.
“Tadi malam kamu kemana..?kok hilang begitu saja..?”Tanya Aprilia dengan heran.
“Aku semalam tiba-tiba tidak enak badan..” jawab Aulia menutupi kesedihannya.
“Kok kamu tidak bicara kepada ku dan Roni, siapa tau aku bisa mengantarmu pulang” Kata Aprilia.
“Tidak apa-apa kok, aku tidak mau merepotkan kalian” jawab Aulia sambil pergi meninggalkan Aprilia.
            Selepas di kelas guru pun memberi tugas kelompok yang setiap kelompok nya terdiri dari  2 orang perempuan dan 2 orang laki-laki. Kebetulan, Aulia,Aprilia,Roni dan Aldi satu kelompok. Di saat akan mengerjakan tugas Aprilia dan Roni pun terlihat sangat dekat sekali, dan Aulia pun merasa sedikit cemburu kepada mereka berdua, dan pada saat itu Aulia pun ditanya oleh Aldi.
“kamu  mengapa diam saja..?” Tanya Aldi kepada Aulia.
“Aku tidak apa-apa kok..” jawab Aulia dengan penuh kesedihan.
“Lho kok muka kamu pucat sih,,apakah kamu sakit” Tanya aldi sambil memegang dagu Aulia.
“ Aku bilang aku tidak apa-apa” jawab Aulia sambil melepaskan tangan aldi dari dagunya.
“ Kalo kamu sakit aku akan bicara kepada guru supaya kamu bisa beristirahat di ruang uks untuk sementara” kata Aldi penuh dengan perhatian.
“Iya terima kasih atas perhatian kamu kepada ku,,karna aku masih sanggup belajar kok, dan aku tidak apa-apa” kata Aulia.
“Iya udah,kalau kamu merasa sakit bilang aku yah?aku siap ko membantu kamu.?” Kata aldi
“Iya terima kasih banyak Aldi” jawab Aulia
            Pada saat bel berbunyi Aulia pun pulang sendiri, dan pada saat di perjalanan Aulia merasa pusing saat mengendarai motornya, dan dia pun kehilangan kendali sehingga motor nya terjatuh dan di belakang nya ada sebuah mobil yang sedang melaju cepat ke arah tempat Aulia terjatuh, pada saat Aulia akan menyelamatkan diri, Aulia pun tertabrak oleh mobil tersebut,dan akhirnya Aulia pun di larikan ke rumah sakit terdekat, pada saat di perjalanan menuju rumah sakit Aulia pun menghembuskan nafas terakhirnya.
            Ketika mendengar kabar tersebut,Roni dan Aprilia kaget dan langsung pergi ke rumah sakit untuk menemuinya,dan disana mereka berdua pun  bertemu dengan orang tua Aulia.
“Bu,,bagaimana keadaan Aulia sekarang..?”Tanya Aprilia dengam penasaran.
“Ibu hanya menangis dan tidak menjawab apapun karena masih trauma”
“Keadaan Aulia baik-baik saja kan bu..?”Tanya Roni.
“Aulia sudah tidak ada Ron..”jawab ibu Aulia sambil menangis.
“Apaa…!!!” Aprilia pun merasa kaget karena sahabat nya sudah meninggal akibat kecelakaan.
“Bolehkah saya masuk untuk bisa melihat Aulia yang terakhir kalinya..?”Tanya Aprilia kepada ibu Aulia.
“Iyaa silahkan”jawab ibu Aulia.
“Aulia mengapa kamu tinggalkan kita semua..?” Tanya Aprilia sambil meneteskan air mata.
“Mungkin ini udah takdir yang maha kuasa Pril,jadi kita harus ikhlas”jawab Roni.
“Iyaa Ron kamu benar”sambil menghapus air mata nya.
“Semoga dia bahagia yah di alam sana”kata Aprilia.
“Dia pasti bahagia kok” jawab Roni.
            Saat Aulia akan di makamkan Roni dan Aprilia pun ikut ke pemakamannya. Dan setelah selesai pemakaman ibu Aulia pun memberikan surat kepada Roni yang selama ini di simpan di dalam tas nya.
“Ini ada surat dari Aulia untuk kamu Roni”kata ibu Aprilia sambil memberikan surat nya.
“ Surat..?”jawab Roni.
“ Iya, ibu temukan surat ini dari tas nya Aulia..”kata ibu.
“Oh iya isi nya apa katanya bu..?”jawab Roni dengan penuh rasa penasaran.
“ Baca saja sendiri Ron,Ibu tidak tahu,, iya sudah ibu pulang dulu iya Ron..?”kata ibu,dan lalu ibu pun pergi meninggal kan Roni.
“ Iya bu ,, terima kasih atas surat nya,,”ucap Roni
“Roni aku pulang duluan yah”kata Aprilia.
“Iyaa sudah,hati-hati yah di jalan”jawab Roni.        
Lalu Roni pun membaca isi surat dari Aulia,dan isi nya pun adalah tentang perasaan Aulia kepada Roni.
            “ Roni sebenarnya, aku sejak lama suka sama kamu, tetapi aku aku tidak berani mengatakan kepada mu tentang perasaan ku, aku takut  rasa suka aku ke kamu bisa menghancurkan persahabatan kita yang sudah kita bangun, jadi aku memendam dulu  perasaan aku ke kamu sampai aku bisa menentukan waktu yang tepat untuk bisa mengungkapkan nya pada. Pada saat Bella ulang tahun, padahal aku pengen banget ungkapin perasaan aku ke kamu, tapi harapan ku pupus karna kamu udah ungkapin persaan kamu kepada Aprilia sebenarnya pada saat itu hatiku sakit sekali..!!, , tetapi harus bagaimana lagi, mungkin kita tidak di persatukan menjadi kekasih, dan kita hanya bisa di persatukan menjadi sahabat, tidak lebih, tapi aku tidak menyesal bisa mengenal kamu,aku senang bisa kenal kamu, apalagi bisa bersahabat dengan kamu dan Aprilia. Sekarang kamu dan Aprilia sudah berpacaran, aku pengen hubungan kaliah bisa terus berlanjut hingga ke jejang pernikahan..! aku do'akan semoga kalian berdua bahagia.. dan kalian jangan pernah lupain aku ya…”. Isi surat yang ditulis oleh Aulia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar