MENJAGA
PERASAAN DEMI PERSAHABATAN
OLEH : SITI NUR
ROBIAH.A
Pada suatu hari ada tiga seorang sahabat, dua orang perempuan dan satu orang laki-laki, yang bernama Aulia,Aprilia dan Roni,mereka
sudah lama bersahabat, begitu dekatnya, mereka pun menganggap satu sama lain
seperti saudara sendiri, mereka bersahabat sejak mereka duduk di bangku SD,
sampai mereka SMA pun mereka masih tetap menjaga persahabatannya.
Ketika Aulia duduk di bangku SMA, Aulia pun mulai menyukai
Roni, akan tetapi Aulia tidak berani mengungkapkan perasaan nya kepada Roni,
Karena Aulia tidak mau merusak persahabatan mereka.
Pada saat Bella ulang tahun, mereka bertiga pun di undang
oleh Bella untuk menghadiri acara ulang tahun nya, Aulia pun menelepon Roni
untuk berangkat bersama.
‘’Hallo .. Assalamu’alaikum”sapa Aulia melalui telepon
“Iya,, Wa’alaikumsallam,,ada apa Aulia,tumben nelpon..?”
jawab Roni
“Nggak ada apa-apa kok,oh iya,, kamu mau nggak berangkat ke
pesta ulang tahun nya Bella bareng aku..?” Tanya Aulia.
“Iya mau saja,,tetapi bagaimana dengan Aprilia..?,bagaimana
kalau kita berangkat bertiga saja..? usul Roni.
“Iya udah terserah kamu saja..” jawab Aulia
“Oh iya ,, udah dulu yah,,aku mau siap-siap dulu,,nanti aku
jemput,Wassalamu’alaikum” kata Roni.
“Wa’alaikumsallam” jawab Aulia.
Ketika di
pesta ulang ulang tahun, Aprilia pun asik berbincang dengan Roni, sampai Aulia
pun di cuekkan begitu saja. Suatu ketika asik berbincang, Roni pun tiba-tiba
mengungkapan perasaan nya kepada Aprilia, dan ternyata ucapan Roni pun
terdengar oleh Aulia. Aulia pun kaget mendengar ucapan Roni menyatakan
perasaannya kepada Aprilia, tetapi Aulia tidak memberitahukan kesedihannya
kepada siapapun termasuk Roni dan Aprilia, Aulia hanya bisa mengelus dadanya, “
Tega sekali mereka kepada ku” dalam batin Aulia sambil menangis, dan Aulia pun
pulang tanpa sepengetahuan Aprilia dan Roni.
Ketika di
sekolah, Aprilia menghampiri Aulia yang sedang duduk di samping kelas, dan
Aprilia pun bertanya kepada Aulia.
“Tadi malam kamu kemana..?kok hilang begitu saja..?”Tanya Aprilia
dengan heran.
“Aku semalam tiba-tiba tidak enak badan..” jawab Aulia
menutupi kesedihannya.
“Kok kamu tidak bicara kepada ku dan Roni, siapa tau aku bisa
mengantarmu pulang” Kata Aprilia.
“Tidak apa-apa kok, aku tidak mau merepotkan kalian” jawab Aulia
sambil pergi meninggalkan Aprilia.
Selepas di
kelas guru pun memberi tugas kelompok yang setiap kelompok nya terdiri
dari 2 orang perempuan dan 2 orang
laki-laki. Kebetulan, Aulia,Aprilia,Roni dan Aldi satu kelompok. Di saat akan
mengerjakan tugas Aprilia dan Roni pun terlihat sangat dekat sekali, dan Aulia
pun merasa sedikit cemburu kepada mereka berdua, dan pada saat itu Aulia pun
ditanya oleh Aldi.
“kamu mengapa diam
saja..?” Tanya Aldi kepada Aulia.
“Aku tidak apa-apa kok..” jawab Aulia dengan penuh kesedihan.
“Lho kok muka kamu pucat sih,,apakah kamu sakit” Tanya aldi
sambil memegang dagu Aulia.
“ Aku bilang aku tidak apa-apa” jawab Aulia sambil melepaskan
tangan aldi dari dagunya.
“ Kalo kamu sakit aku akan bicara kepada guru supaya kamu
bisa beristirahat di ruang uks untuk sementara” kata Aldi penuh dengan
perhatian.
“Iya terima kasih atas perhatian kamu kepada ku,,karna aku
masih sanggup belajar kok, dan aku tidak apa-apa” kata Aulia.
“Iya udah,kalau kamu merasa sakit bilang aku yah?aku siap ko
membantu kamu.?” Kata aldi
“Iya terima kasih banyak Aldi” jawab Aulia
Pada saat
bel berbunyi Aulia pun pulang sendiri, dan pada saat di perjalanan Aulia merasa
pusing saat mengendarai motornya, dan dia pun kehilangan kendali sehingga motor
nya terjatuh dan di belakang nya ada sebuah mobil yang sedang melaju cepat ke
arah tempat Aulia terjatuh, pada saat Aulia akan menyelamatkan diri, Aulia pun
tertabrak oleh mobil tersebut,dan akhirnya Aulia pun di larikan ke rumah sakit
terdekat, pada saat di perjalanan menuju rumah sakit Aulia pun menghembuskan
nafas terakhirnya.
Ketika
mendengar kabar tersebut,Roni dan Aprilia kaget dan langsung pergi ke rumah
sakit untuk menemuinya,dan disana mereka berdua pun bertemu dengan orang tua Aulia.
“Bu,,bagaimana keadaan Aulia sekarang..?”Tanya Aprilia dengam
penasaran.
“Ibu hanya menangis dan tidak menjawab apapun karena masih
trauma”
“Keadaan Aulia baik-baik saja kan bu..?”Tanya Roni.
“Aulia sudah tidak ada Ron..”jawab ibu Aulia sambil menangis.
“Apaa…!!!” Aprilia pun merasa kaget karena sahabat nya sudah
meninggal akibat kecelakaan.
“Bolehkah saya masuk untuk bisa melihat Aulia yang terakhir
kalinya..?”Tanya Aprilia kepada ibu Aulia.
“Iyaa silahkan”jawab ibu Aulia.
“Aulia mengapa kamu tinggalkan kita semua..?” Tanya Aprilia
sambil meneteskan air mata.
“Mungkin ini udah takdir yang maha kuasa Pril,jadi kita harus
ikhlas”jawab Roni.
“Iyaa Ron kamu benar”sambil menghapus air mata nya.
“Semoga dia bahagia yah di alam sana”kata Aprilia.
“Dia pasti bahagia kok” jawab Roni.
Saat Aulia
akan di makamkan Roni dan Aprilia pun ikut ke pemakamannya. Dan setelah selesai
pemakaman ibu Aulia pun memberikan surat kepada Roni yang selama ini di simpan
di dalam tas nya.
“Ini ada surat dari Aulia untuk kamu Roni”kata ibu Aprilia
sambil memberikan surat nya.
“ Surat..?”jawab Roni.
“ Iya, ibu temukan surat ini dari tas nya Aulia..”kata ibu.
“Oh iya isi nya apa katanya bu..?”jawab Roni dengan penuh
rasa penasaran.
“ Baca saja sendiri Ron,Ibu tidak tahu,, iya sudah ibu pulang
dulu iya Ron..?”kata ibu,dan lalu ibu pun pergi meninggal kan Roni.
“ Iya bu ,, terima kasih atas surat nya,,”ucap Roni
“Roni aku pulang duluan yah”kata Aprilia.
“Iyaa sudah,hati-hati yah di jalan”jawab Roni.
Lalu Roni pun membaca isi surat dari Aulia,dan isi nya pun
adalah tentang perasaan Aulia kepada Roni.
“ Roni
sebenarnya, aku sejak lama suka sama kamu, tetapi aku aku tidak berani
mengatakan kepada mu tentang perasaan ku, aku takut rasa suka aku ke kamu bisa menghancurkan
persahabatan kita yang sudah kita bangun, jadi aku memendam dulu perasaan aku ke kamu sampai aku bisa
menentukan waktu yang tepat untuk bisa mengungkapkan nya pada. Pada saat Bella
ulang tahun, padahal aku pengen banget ungkapin perasaan aku ke kamu, tapi
harapan ku pupus karna kamu udah ungkapin persaan kamu kepada Aprilia
sebenarnya pada saat itu hatiku sakit sekali..!!, , tetapi harus bagaimana
lagi, mungkin kita tidak di persatukan menjadi kekasih,
dan kita hanya bisa di persatukan menjadi sahabat, tidak lebih, tapi aku tidak
menyesal bisa mengenal kamu,aku senang bisa kenal kamu, apalagi bisa bersahabat
dengan kamu dan Aprilia. Sekarang kamu dan Aprilia sudah berpacaran, aku pengen
hubungan kaliah bisa terus berlanjut hingga ke jejang pernikahan..! aku do'akan
semoga kalian berdua bahagia.. dan kalian jangan pernah lupain aku ya…”. Isi
surat yang ditulis oleh Aulia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar